Jumat, 14 November 2014

5. Tutorial Editing Photo Pertentangan Singaraja

by Fitri Ayu Nurjannatin


Photoshop itulah sebuah aplikasi yang tak asing lagi di muka para kalangan remaja untuk saat ini. Photoshop merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk mengolah gambar, khususnya photo yang dibuat atau dikelolah semenarik mungkin, didalamnya juga terdapat icon-icon lengkap untuk effect pada photo. Aplikasi ini sering kali dijadikan sebagai aplikasi yang digunakan dengan tindakan hal yang negative yang dillakukan secara iseng-iseng ataupun hanya sekedar mainan. Isu-isu photo telanjang yang disebarluaskan dimedia masa dengan mengganti kepala orang lain yang dipasanggkan dengan photo orang yang sedang telanjang. Hal itu adalah hal yang berdampak negative dan juga bisa saja sampai ditangan pihak yang berwajib. 

Gunakanlah aplikasi photoshop dengan sebaik mungkin berdasarkan kebutuhan dan keperluan yang butuhkan. Seperti halnya dibutuhkanaplikasi tambahan oleh  Potografer untuk membuat effect pada photo untuk menambah kesan yang lebih menarik. Digunakan karyawan sebagai aplikasi untuk kebutuhan editing perusahannaya. Digunakan siswa ataupun mahasiswa untuk tugas yang telah diberikan guru maupun dosen. Dan juga digunakan guru, dosen, sebagai bahan ajar untuk mata pembelajaran kepada siswa maupum mahasiswanya. Dan lain-lain berdasarkan hal-hal yang digunakan sesuai dengan kebutuhan yang bermanfaat.

Berdasarkan manfaat dari aplikasi photoshop yang ada saya gunakan untuk mengedit photo-photo yang berbeda dengan ditempatkan didalam satu tempat dan beberapa effect yang dibutuhkan pada momen peristiwa pada photo yang diedit . Tugas ini saya buat untuk melengkapi tugas matakuliah Intermedia sebagai tugas ke 2..
Di bawah ini merupakan hasil editing dari aplikasi photoshop


Editing : Fitri Ayu Nurjannatin


Tutorial langkah-langkah pembuatan.

1.        Dari tugas intermedia ini saya  memberi  judul “Pertentangan Singaraja”. Objek yang diambil berupa Tugu Singa Ambarawa Raja dan patung pantai pelabuhan beserta  lokasi pantai pelabuhan yang di kota singaraja. Tugu Singa Ambarawa Raja terletak di depan Kantor Bupati Kepala Daerah Tingkat II Buleleng, dipertigaan Jalan Veteran, Jalan Pahlawan dan Jalan Ngurah Rai. Patung  pantai pelabuhan ini terletak di pantai bekas pelabuhan yang dulu, sekarang dijadikan tempat pariswisata oleh masyarakat buleleng.
Photo : oleh Fitri Ayu Nurjannatin

2.        Melepas bekround photo 2 dan photo 3 dengan icon Pen Tool, kemudian ikuti bentuk objek dengan menggunakan pen tool yang tersebut, setelah titik dari titik bertemu membentuk bidang objek kemudian piih path pada layer, kemudian pindahkan objek dengan mengguanakan move tool (V), pindah kan ke layar kosong, supaya objek orang yang digunakan dapat tersimpan dengan baground kosong dan nantinya dapat digunakan kembali karena duplikatnya sudah tersimpan. untuk mengganti baground dengan photo selanjutnya caranya sama.
(move tool

(Pen tool)


mengikuti bentuk objek dengan Pen tool, sampai titik satu dengan yang lainnya bertemu menjadi sebuah bidang yang berbentuk objek.


kemudian pilih Paths dan selamjutnya pilih Stroke path with brush,


pindahkan gambar tersebut kelayar kosong dengan membuka File - Open- New.  kemudian tarik atau arahkan objek tersebut ke layar kosong tersebut dengan menggunakan icon Move Tool.

hapus baground tersebut , seperti cara gambar diatas.

Kemudian save as dengan format PNG, supaya baground dibelakang tetap dengan warna  yang transparan. Seperti pada gambar dibawah ini.

3.        Untuk menggambungkan photo 1, 2, dan 3, maka dengan memilih file, open dan pilih ketiga photo yang telah disediakan.

4.        Tempatkan  pada posisi yang telah ditentukan,

5.        Untuk menambahkan efek api dengan, pilih file open dan pilih gambar api

6.        Kemudian pilih sceen seperti contoh gambar dibawah ini


7.        Tempatkan api pada tempat dimana api itu ingin ditempatkan

8.        Untuk photo petir, awan mendung, ombak bisa ditematkan pada posisi yang diinginkan dengan menggunakan cara seperti pemindahan effect api.

9.        Merapikan semua komposisi yang diedit
10.    Hasil jadi




_Sekian dan Terima Kasih_

Minggu, 26 Oktober 2014

4. Konsep Tugas Intermedia 2

Pertentangan Singaraja

by: Fitri Ayu Nurjannatin

Terlebih dahulu baca isi maksud photo yang dibuat sebelum mengkritik negative terhadap objek photo yang diambil :) .
Tugas ini diberikan untuk melengkapi tugas lanjut mata kuliah Intermedia jurusan pendidikan seni rupa UNDIKSHA.  Dengan tema  “Kerusakan Buleleng”, dimana  objek-objek yang kita buat berasal dari objek yang terdapat di kota buleleng.

Dari tugas intermedia ini saya  memberi  judul “Pertentangan Singaraja”. Objek yang diambil berupa Tugu Singa Ambarawa Raja dan patung pantai pelabuhan  yang di kota singaraja. Tugu Singa Ambarawa Raja terletak di depan Kantor Bupati Kepala Daerah Tingkat II Buleleng, dipertigaan Jalan Veteran, Jalan Pahlawan dan Jalan Ngurah Rai. Patung  pantai pelabuhan ini terletak di pantai bekas pelabuhan yang dulu, sekarang dijadikan tempat pariswisata oleh masyarakat buleleng . Pelabuhan Buleleng berlokasi sekitar 2,5 Kilometer arah utara pusat kota Singaraja.

Yang kita lihat dan kita kenal kota singaraja merupakan kota yang bersih dan damai, berbeda halnya dengan hubungan manusia antara perindividu dengan individu lainnya tidak slalu akan damai dan bersih pasti ada perasaan diantara mereka yang tidak suka antara satu sama lainnya dan itu akan menyebabkan permusuhan antara satu dengan yang lainnya. Seperti halnya pada gambar dibawah ini


Editing Fitri Ayu Nurjannatin


Maksud dari gambar yang dibuat:
Pada awalnya kedudukan atau tempat yang dimiliki oleh Tugu Singa Ambarawa Raja, kini diambil alih oleh patung pantai pelabuhan. Tugu Singa Ambarawa Raja sangat marah dan akhirnya mengunjungi kediaman patung pantai pelabuhan itu. Dengan kemarahan yang ada pada Tugu Singa Ambarawa Raja membuatnya melakukan dendam dengan membakar seluruh tempat pantai pelabuhan, termasuk rumah makan yang bertempat tidak jauh dari pinggir pantai. Api yang membara dan membakar rumah makan membuatya hangus dan tak tersisa. Rumah makan indah sebagai tempat pariwisata tiada artinya karena sudah hancur dan terbakar. Situasi pertarungan semakin memanas, ombak pantaipun semakin besar, langit menjadi gelap gulita dan petirpun menyambar tempat itu. Dengan kejadian itu patung pantai pelabuhan sangat marah. Petir dan ombak itu menandakan bahwa patung dari pelabuhan itu sangat marah. Dengan kemarahan yang dialami diantara mereka menyebabkan konflik antara satu dengan yang lainnya. dan juga akan berdampak negatif terhadap masyarakat lainnya serta juga lingkungan di sekitarnya. Mengapa demikian?, karena permusanlah yang menyebabkan lingkungan rusak karena tidak adanya gotong royong diantara mereka yang membuat lingkungan itu bersih dan damai.

Mengapa saya menggunakan objek Tugu Singa Ambarawa Raja dan patung pantai pelabuhan?, Tugu Singa Ambarawa Raja dibuat sebagai Singa dan Patung pantai pelabuhan sebagai Raja yang berkuasa di Pantai Pelabuhan jadi objek yang utama adalah Singa dan Raja yang dapat saya satukan sebagai kota Singaraja.

Maka dari itulah untuk membuat kota Singaraja bersih dan damai tetap satukan hubungan yang harmonis antara masyarakat satu dengan yang lainnya. jika ada permasalahan yang mengganjal atau tidak menyukai diantara yang lain selesaikan dengan cara kekeluargaan. SINGARAJA kota tercinta damai dan bersih :)


Rabu, 01 Oktober 2014

3. Tutorial Pembuatan Baju Ilustrasi Cinderella

            Saya membuat baju Ilustrasi ini dengan adanya tugas Intermedia. baju ilustrasi yang saya buat bukan karena keindahan pada baju yang dirancang, melainkan membuatnya dari nilai estetis seninya yaitu pada gambar Ilustrasi yang menjadi hiasan atau motif pada baju tersebut. karena baju yang dibuat seperti halnya Gaun. maka dari itu saya buat cerita ilustrasi itu dengan Cerita Cinderella yang kemungkinan baju dan cerita tersebut dapat menarik selera anak-anak.

     Alat dan Bahan yang digunakan untuk membuat baju ilustrasi.            
                 1. Alat
a.  Gunting : gunting digunakan untuk membantu memotong kain untuk membuat baju ilustrasi
b.      Benang dan jarum : digunakan untuk menjahit baju.
c.      Drawin pen : digunakan untuk menggambar atau menulis gambar ilustrasi  pada baju yang sudah dibuat.

2. Bahan
a.       Kain katun : kain katun ini merupakan bahan pokok yang dibuat baju.



Cara pembuatan baju ilustrasi:
1.  Membuat pola baju pada kain katun yang telah disediakan.
2. Menjahit pola baju yang sudah digunting, denagan menggunakan benang dan jarum, baju ilustrasi ini yang saya buat dengan menjahit menggunakan free hand tanpa menggunakan mesin jahit.
3. Pola yang dijahit terlebih dahulu pada bagian atas baju.
4, Sebelum bagian bawah baju (rok) dijahit, terlebih dahulu membuat sketsa terlebih dahulu menggunakan pensil.

5. Menegaskan gambar ilustrasi dengan drawing pen, supaya gambar yang dibuat pada rok tersebut Nampak dan jelas. Setelah goresan gambar dibuat, buatlah cerita tulisannya. Seperti halnya sama dengan gambar-gambar ilustrasi yang ada di buku.


Hasil ilustrasi pada Rok baju yang dibuat,,


6. Bagian atas dan bawah bau dijahit menjadi satu kesatuan.


7. Melengkapi dengan hiasan-hiasan lainnya. seperti halnya menghiasai atau melengkapi dengan kancing dan pita.

8. Jadilah baju ilustrasi  

Minggu, 28 September 2014

2. Konsep Tugas Intermedia 1



 Baju Ilustrasi Cinderella

Kata baju atau pakaian tak asing lagi kita dengar , karena baju merupakan pakaian manusia yang selalu melekat pada tubuh manusia. Pakain itu merupakan kebutuhan pokok manusia diantara kebutuhan pangan, sandang dan papan. Yang sangat tanpak jelas kita lihat, dengan perubahan zaman dari waktu kewaktu juga berpengaruh pada perubahan berbagai macam model pakaian yang berbeda dari pakaian yang satu dengan pakaian lainnya. Juga perbedaan motif dan bentuk baju yang berbeda mulai dari pakaian bayi ,baligh hingga pakaian orang tua. Dari sekian banyak baju/pakaian yang berbeda manusia akan lebih banyak memilih baju dan warna yang disukai dengan selera yang ada pada diri masing-masing orang. Apalagi baju yang modern yang trend pada masa kini untuk kalangan remaja semakin banyak dan menggorogoti dunia.

          Dari sisi itulah saya mempunyai ide untuk membuat baju ilustrasi. Baju ilustrasi yang saya buat merupakan baju yang motif gambarnya berupa gambar ilustrasi yang mengandung sebuah ceita. Baju ini diperuntukkan untuk anak-anak sebelum remaja. Baju ini dibuat bersifat fungsional maupun baju yang hanya sekedar hiasan saja. Baju ilustrasi ini di gambar dengan free hand. Baju ilustrasi yang saya buat bercerita tentang Cinderalla. Anatomi  yang dibuat berbentuk Cinderella kartun (cartoon).


            Di zaman yang modern ini dan yang kita ketahui film dan sinetron yang banyak diminati anak kecil adalah film yang berjenis kartun (cartoon). Seperti ipin dan upin, Doraemon, Cinderella dan lain sebaginya. Saya memilih membuat kartun Cinderella dengan menyesuaikan bentuk baju yang dibuat, baju yang feminim untuk wanita hampir sama atau serup dengan gaun. Seorang wanita akan kelihatan cantik seperti cantik hati dan penampilannya. Apalagi seorang anak kecil yang masih baligh tidak lepas dari pengawasan orang tua, orang tua dengan penuh kasih sayang akan merawat anaknya dengan sebaik mungkin, jika seorang buah hatinya adalah seorang wanita maka orang tua tersebut akan merawatnya dengan secantik mungkin.

Dengan tujuan dibuatnya baju ilustrasi yang bergambar Cinderella ini, supaya dapat menarik selera anak-anak terutama anak wanita.

Bagian depan dan bagian belakang baju ilustrasi Cinderella.



Model anak dibawah usia remaja,



Rabu, 03 September 2014

1. Intermedia

                   
                Di semester  V (lima) Saya mendapatkan mata kuliah intermedia. Intermedia ini merupakan mata kuliah baru yang diajarkan untuk semerter Saya. Kuliah Intermedia ini serupa  dengan mata kuliah Media Baru yang ada pada semester sebelumnya“media”  itu sendiri artinya bahan. Jadi intermedia merupakan suatu keragaman bahan atau penggabungan media seni untuk menghsilkan suatu karya.

                 Menurut (Program Studi Seni Rupa FSRD ITB ) Studio Intermedia pada dasarnya menyelenggarakan program pembimbingan yang menghasilkan sarjana seni dengan kemampuan khusus, sebagai berikut : (/Program Studi Seni Rupa FSRD ITB   ITB » Studio Seni Intermedia.htm)
                1.   Menghayati dan mempraktikkan kerja seni sebagai proses interdisipliner yang tidak lagi                                 mengacu pada konsep-konsep tradisional tentang medium seni rupa, khususnya dalam                                   paradigma fine art (seni lukis, seni grafis, seni patung).
                2.   Menguasai kecakapan medium berbasis teknologi media / digital, sebagai kecenderungan                            mutakhir seni media baru yang muncul sebagai akibat model representasi, pengalaman tekstual                       dan relasi-relasi sosial  yang baru dalam kehidupan masyarakat kontemporer.
               3.   Menguasai kecakapan medium berbasis waktu (teater, film dan video), sebagai bentuk                                  ekspresi yang menggabungkan berbagai disiplin seni sekaligus.
               4.   Memahami pola kerja yang mengutamakan respon dan interaksi dengan publik, sebagai                                konsekuensi munculnya sistem sosial, budaya, industri, ekonomi, kepemilikan, kontrol dan                            regulasi yang baru dalam  masyarakat di Indonesia.

                 Dalam mengasilkan karya seni pada seni rupa, pengrupa tidak pernah lepas dari tradisi yang ada pada media seni rupa. Semisalnya seni rupa pada seni lukis yang tradisinya dalam hal melukis para pengrupa tidak pernah lepas dari alat dan bahan yang digunakan untuk melukis. Kanvas, kuas dan cat merupakan suatu media bahan dan alat untuk tadisi yang digunakan melukis. Dalam seni rupa pada seni patung yang trdisinya menggunakan kawat untuk membuat rangka dan semen, pasir pelengkap membuat torso patung dan Fotografi yang menghasilkan foto setelah dicetak.
Dengan adanya mata kuliah intermedia ini mahasiswa dapat belajar seni dalam proses interdisipliner. Yang mana mahasiswa seni rupa tidak hanya belajar seni yang ada pada konsep-konsep tradisional seni rupa. Melainkan mahasiswa dibimbing untuk menghasilkan karya dengan berbagai macam media seni yang di kreasikan.
                   Misalnya dalam sebuah karya Seni kriya batik yang biasanya dicetak dalam sebauah kain yang digunakan sebagai bahan fungsiaonal dilukis dan digambar diatas kanvas. Membuat patung dari koran bekas dengan lem kayu. Dalam pembelajaran Fotografi yang menangkap suatu gambar dari kehidupan nyata dan hasil gambar yang didapatkan diolah menjadi sebuah animasi atau mengganti becround dalam sebuah foto oleh  komputer dengan aplikasi yang membantu seperti Flash, Photoshop, corel draw dan lain sebagainya. Dari beberapa contoh tersebut merupakan suatu contoh dari karya seni intermedia.